Home Publikasi Berita Detail Berita

Detail Berita

PERTEMUAN TRIKOMPONEN

Admin Web OPD
Berita
14 Februari 2017 10:21:24

Image Berita


Kegiatan Pertemuan Trikomponen Tingkat Kecamatan Lendah, yang diselenggarakan pada hari Rabu, 8 Februari 2017 dibuka oleh Camat Kecamatan Lendah, Drs. Sumiran, yang memberikan arahan bahwa Trikomponen merupakan ajang pertemuan 3 lintas, yaitu kesehatan (dalam hal ini diwakili oleh Puskesmas dan Klinik KB), KB (Para Petugas KB-nya) serta IMP (Institusi Masyarakat Pedesaan). Dimana ajang ini sangat tepat sekali sebagai tempat untuk sharing, diskusi, dan membangun kesepakatan demi kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat Kecamatan Lendah.

Berkaitan dengan evaluasi Pencapaian Peserta KB Baru Kecamatan Lendah sampai akhir Tahun 2016, yang masih sangat jauh dibawah target, baru tercapai sekitar 61 %, Beliau menghimbau peran serta IMP dengan “bergandengan tangan” bersama Puskesmas dan Petugas KB serta Tokoh Masyarakat, untuk lebih meningkatkan KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi)sampai ke lapisan masyarakat yang paling bawah, khususnya kepada PUS Potensial agar bisa memahami akan arti pentingnya “ 2 Anak Cukup”, dan dengan kesadaran tersebut secara perlahan tapi pasti, mereka mau menggunakan alat kontrasepsi sesuai kenyamanan mereka, namun diharapkan juga bisa memilih alat kontrasepsi yang MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang).

Pertemuan yang dihadiri oleh Unsur Puskesmas, Klinik KB-Klinik KB Swasta, Kasi Kemasyarakat Desa, Petugas KB, serta IMP Desa ini, juga dihadiri oleh Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa, Pengendalian Penduduk & KB Kabupaten Kulon Progo, Drs. Mardiyo. Dimana Drs. Mardiyo menyampaikan bahwa sekitar Bulan Maret 2017, rencana akan dilaksanakan SDKI (Survey Demografi dan Kependudukan Indonesia), sehingga diharapkan semua Petugas KB dan IMP lebih giat dalam penyuluhan kepada masyarakat, agar capaian kesertaan KB nya lebih meningkat, dan masyarakat  pada umumnya mengetahui apa saja jenis-jenis kontrasepsi yang ada, terutama bagi PUS dan remaja, serta diharapkan semua PUS yang menggunakan alat kontrasepsi mempunyai bukti kesertaan Kbnya dengan dibuktikannya memiliki Kartu KB.

Dalam Pertemuan ini disepakati bahwa untuk peduli dengan para peserta KB jaman dulu, khususnya Peserta KB IUD yang saat ini sudah memasuki masa menopause, tetapi IUDnya belum dicabut karena biasanya mereka malu untuk periksa ke Pelayanan Kesehatan, maka akan dilaksanakan Baksos Pelayanan Cabut IUD di Puskesmas Lendah I maupun Puskesmas Lendah II, dengan syarat membawa Fotocopy Kartu Keluarga, Fotocopy KTP, Kartu KB serta Kartu Jaminan yang dimiliki. Dengan Jadwal Pelayanan sebagai berikut

1.   Puskesmas Lendah I

Setiap hari Sabtu dan Senin, jam 08.00 – 12.00 WIB

Maksimal yang dilayani 20 akseptor

2.   Puskesmas Lendah II

Setiap hari Selasa dan Rabu, jam 08.00 – 12.00 WIB

Maksimal yang dilayani 20 akseptor

Selain itu disepakati pula bahwa untuk semua data yang berkaitan dengan kesehatan, KB dan Pemberdayaan Keluarga diambil lewat satu pintu yaitu, SIP (Sistem Informasi Posyandu), sehingga diharapkan penggarapan SIP harus jeli dan sesuai kenyataan. Dengan demikian antara Puskesmas, KB dan PKK tidak ada lagi perbedaan data seperti tahun-tahun lalu.

          Salah satu peserta Trikomponen, Bidan L. Eko Murniati, (Korbid Puskesmas Lendah II) mengusulkan untuk reward kerjasama BKKBN dengan Bidan-bidan dan IMP, mengharapkan agar suatu saat nanti mereka bisa diajak melihat-lihat ke salah satu pabrik pembuat alat kontrasepsi. Usulan ini ditanggapi oleh Kasi Jaminan dan Pelayanan KB, Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa, Pengendalian Penduduk & KB Kabupaten Kulon Progo, Rr.Ratih Indriyani, SE, bahwa usulan tersebut akan disampaikan ke Perwakilan BKKBN DIY, karena merupakan usulan yang menarik dan patut diperhatikan.

Mkfile’s (@doc.Fillia F E, PKB Kec. Lendah)

 

         

 

Source: Kecamatan Lendah

WhatsApp Chat