LENDAH KULON PROGO, 27/02/2019. Bicara tentang kuliner legend terutama makanan tradisional yang agak "nyleneh" di wilayah Lendah tak ada habisnya. Salah satunya yang akan saya ceritakan berikut ini, Mie Lethek Yu Nur. Baca juga : Ini lho, Bakso Mewah harga murah , hanya di Lendah...
Letaknya di Padukuhan Jimatan Desa Jatirejo Kecamatan Lendah Kabupaten Kulon Progo. Tepatnya di Jalan Brosot - Purworejo KM 3, kalau dari arah Jembatan Srandakan lurus ke barat setelah bertemu dengan pom bensin maju 500 meter, ruko kiri jalan adalah penanda untuk belok ke kanan masuk melalui jalan kampung kurang lebih 50 meter, apabila sudah melihat banyak kendaraan baik mobil ataupun motor di tempat itu berarti sudah sampai, karena warung ini setiap hari selalu ramai oleh pengunjung. Kecuali hari Sabtu, karena warung Yu Nur libur setiap hari Sabtu. Kuliner Ekstrim harga minim, disini Gaesss...

Warung Makan Yu Nur buka mulai pukul 17.00 WIB sampai jam 24.00 WIB atau sampai seluruh pengunjung terlayani. Kesan pertama apabila kita berkunjung di tempat ini adalah, warungnya cukup sederhana dan lekat sekali dengan suasana pedesaan. Siapapun yang berkunjung di tempat ini akan merasa nyaman apalagi dengan pelayanan yang sangat ramah dari pedagangnya. Untuk Anda yang tidak punya waktu senggang jangan coba-coba untuk mampir ke sini, karena Anda harus ekstra sabar menunggu antrian kurang lebih 1 jam mendapatkan pesanannya. Baca Juga : Ngaku sopir truk, belum pernah mampir di sini? kebangeten dech...
Bagi yang punya waktu luang dan sabar, Anda bisa menunggu pesanan Anda sambil bencengkerama dengan teman/saudara, nonton tv yang sudah disediakan atau menikmati semilir angin sawah dengan berbagai jenis suara hewan persawahan. Jangan khawatir, Anda tidak akan kehausan, sembari menunggu pesanan Anda, pelayan warung pembuat minuman "bartender" akan berkeliling ke setiap meja untuk menawarkan "jok" tambahan minum langsung dari ceret yang masih "mongah-mongah" panasnya dan layanan itu gratis alias tidak dipungut biaya seberapapun Anda minta "jok". Teh tubruk gula batu adalah favorit minuman di tempat ini, selain ginastel (legi, panas, kenthel) cara penyajian yang unik adalah daya tariknya.

Tidak ada yang rahasia dalam memasak Mie Lethek di warung Yu Nur, Anda bisa menyaksikan atraksi memasak dari 3 juru masak secara langsung. Tempat memasak di buat terbuka sehingga siapa saja dapat melihat cara memasaknya, mulai dari menyiapkan bumbu, menumisnya sampai dengan membolak-mbalik masakan di wajan di atas bara api arang kayu yang sangat panas. Aroma harum tumisan bumbu tercium sampai ke ujung jalan, sehingga mengundang selera siapapun yang menciumnya.

Menu spesial di warung Yu Nur adalah Mie Lethek, baik goreng maupun godhog tapi Yu Nur juga menyediakan berbagai menu pilihan lainnya seperti; nasi godog, nasi goreng, magelangan untuk pelanggannya.
Satu jam berlalu, pesanan datang betapa gembiranya saya untuk segera menyatap makanan pesanan itu. Selain gurih, masakan Mie Lethek terkenal dengan cita rasa tradisional, mienya diolah dengan cara manual konon memakai jasa tenaga sapi untuk membuat adonan, cara memasaknyapun dengan bumbu-bumbu alami bukan pabrikan sehingga jauh dari bahan kimiawi. Itulah konon yang menyebabkan mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama jatuh cinta dengan mie lethek.
Dalam hitungan menit makanan di piring saya langsung habis, pesta usai, 10 menit berlalu dengan penantian 1 jam, tiba saat berhitung dengan Bu Kasir yang merangkap Juru Masak merangkap waitress merangkap juga pramu saji. Wowww... setengah percaya dan tidak percaya, Mie Lethek spesial dengan rasa yang mak nyus ditambah dengan Teh Poci ginasthel di"jok" berkali-kali hanya Rp 13.000,- sungguh keterlaluan murahnya. (AWB)
Warung Mie Lethek Yu Nur ini sangat direkomendasikan untuk siapa saja yang ingin makan enak dan murah tentu yang punya tingkat kesabaran tinggi. Monggo Pinarak (AWB)