LENDAH KULON PROGO, 10/12/2019. Sesek Progo di Pedukuhan Temben Desa Ngentakrejo Kecamatan Lendah hanyut beberapa waktu yang lalu seiring dengan datangnya musim penghujan. Debit air Sungai Progo tak mampu ditahan oleh kekuatan sesek yang dibuat oleh warga. Selang seminggu setelah hanyutnya sesek , kini warga membuat Gethek sebagai sarana transportasi penghubung untuk menyeberangi Sungai Progo. Baca juga: "Sri Kemuning" Mata Air abadi di Desa Sidorejo Lendah
"Sudah beroperasi mulai kemarin siang (8/12)", kata Daryono salah satu pengelola gethek Progo saat ditemui pada Senin (9/12). Daryono bersama 5 warga yang lain berinisiatif membuat gethek untuk membantu warga yang ingin menyeberang Sungai Progo dari Ngentakrejo Lendah ke Pajangan Bantul. "Setelah sesek hanyut pekan yang lalu, banyak warga yang kecelik mau lewat sini sehingga kami merasa kasihan, tambah Daryono. Alasan tersebut yang membuat Daryono dan warga yang lain segera membuat gethek. Baca juga: "Sumurmuling" Bertuah menjadi nama Kampung di Lendah. Kenapa?
Gethek semacam sampan atau perahu terbuat dari beberapa drum yang ditata sedemikian rupa sebagai pelampung, diatasnya diberi papan yang diikat kuat dengan pelampung drum tersebut. Lebar gethek sekitar 2 meter sedangkan panjang mencapai 10 meter. Untuk menjaga kestabilan gethek dikendalikan dengan seutas tali/slink yang diikatkan pada masing-masing sisi Sungai Progo di barat dan timur. Sedangkan untuk menggerakakan gethek menggunakan semacam dayung/kayu panjang yang di kendalikan oleh satu orang. Baca juga: Ular Baru Klinthing Lahir di tempat ini, Rawa Jembangan
Gethek dapat mengangkut maksimal 8 kendaraan roda dua bersama penumpangnya. Sesek dan gethek menjadi alternatif sarana penghubung antara Kecamatan Lendah di Kulon Progo dan Kecamatan Pajangan di Bantul. Meski sudah ada jembatan di atas Bendung Kamijoro namun bagi warga yang membawa beban berat seperti rumput/damen, dagangan, krondo dan lainnya lebih memilih melewati sesek atau gethek karena jalannya tidak banyak tanjakan serta dibantu didorong oleh pengelola sampai ke jalan yang lebih baik. (AWB)