Home Publikasi Berita Detail Berita

Detail Berita

Guyon Waton Kulon Progo, Antara Ndangdut, Akustik dan Koplo

Admin Web OPD
Tokoh
22 Maret 2019 00:17:43

Image Berita


LENDAH, 21/03/2019. Sore itu saya sedang menikmati makan malam saya di sebuah warung makan nasi goreng favorit keluarga di  pinggir kota Yogyakarta.  Ada sesuatau berbeda dengan suasana warung yang sering kami kunjungi ini, video musik yang diputar di televisi untuk menemani makan malam kami   tidak seperti biasanya lagu-lagu pop atau jazz lokal maupun mancanegara, ya hari itu  sebuah grup musik anak muda menyanyi ndangdut, akustik dan koplo lagi.  

Suatu siang, di sebuah ruang tunggu antrian pelayanan kantor perbankan sayup-sayup terdengar alunan mendayu, rancak dan bersyairkan kesediahan mengalun lembut dari sebuah televisi yang tergantung pada tembok, 30 menit berselang grup musik itu masih setia menemani para pengunjung, menyanyi ndangdut, akustik dan koplo lagi.  

Di pasar, di bengkel, di warung angkringan, di radio atau di channel youtube  grup musik anak muda ini sedang naik daun mereka menyanyi  ndangdut, akustik dan koplo lagi.  Kalau kita mau berselancar sebentar di internet melalui mesin pencari misalnya google dan menuliskan dangdut koplo, maka grup musik anak muda inilah yang akan keluar di urutan pertama “Guyon Waton”.


Selain meng”cover” lagu ciptaan orang lain yang sudah popular, Guyon Waton menciptakan lagunya sendiri antara lain: Korban Janji, Karma, Ora Masalah dan Takkan Kembali.

Dibalik namanya yang unik, Guyon Waton juga merupakan salah satu musisi yang agak sedikit “nyeleneh” karena membawakan musik dengan genre “akustik dangdut”, sebuah genre yang tidak banyak dilantunkan oleh para musisi Indonesia.

Perpaduan antara irama santai akustik dan dangdut yang dibawakan oleh 5 orang personilnya yaitu Faisal Bagus Ibrahim (Vokal), Achmad Arifin (Gitar), Hieronimus Ferry Widiyatmoko (Melodi), Ndika Rismaya Pelma Arga (Ukelele) dan Ahmad Wahyu Susilo Jati (Ketipung) sehingga menghasilkan suara yang asyik  ketika diperdengarkan.

 

Dari channel youtube resmi milik grup ini kita akan mengetahui bagaimana Guyon Waton sudah sangat di kenal secara luas di masyarakat, acara manggungnya sudah sampai mana-mana, baik di Yogyakarta maupun di luar kota. Viewer di channel youtube pun sudah melebihi 45 juta orang per hari ini 21/03/2019 sejak dirilis 11 bulan yang lalu.

Memulai karir sejak tahun 2011, terdiri dari enam anak muda usia di bawah 20 tahun saat itu, dari sebuah desa paling barat  ujung Kabupaten Kulon Progo. Dari sekedar kongkow-kongkow, lalu mengisi acara RT-an, masuk ke café dengan hanya di bayar gorengan waktu itu, membuat video dan meng up-loadnya di channel youtube menjadi awal perjuangan anak-anak muda ini.


Saat ini tak ada lagi yang bisa membendung ketenaran Guyon Waton kecuali takdir Tuhan, jadwal manggung sampai bulan Mei 2019 sudah penuh, tawaran masuk dari beberapa stasiun televisi nasional sudah banyak. Tetapi mereka tetap anak-anak muda yang lugu, ndeso dan tidak aji mumpung, mereka tetap selektif menerima tawaran manggung, menolak dengan halus tawaran masuk TV nasional dengan alasan belum pantas dan belum saatnya untuk itu, mereka akan mempersiapkan diri, mental maupun keahliannya walau penggemarnya sudah sangat banyak.

Sebagai warga Kulon Progo saya bangga, akhirnya tumbuh lagi musisi berbakat dari kota ini. Semoga Guyon Waton semakin sukses dan tetap bersahaja, ndeso dan membumi. Salam Koplo!!! (AWB)

 

Referensi:

-       https://poskita.co

-       https://www.idntimes.com

-       http://wow.tribunnews.com

-       dan yang lain

Source: a. wisnubroto

WhatsApp Chat