Wujudkan Petani Merdeka, BUMDes Jati Unggul Gelar Program BUMI MELANI

LENDAH, 31 Agustus 2020. BUMDes Jati Unggul Kalurahan Jati Rejo Kapanewon Lendah Kabupaten Kulon Progo melalui program Bumi Melani berhasil mewujudkan petani merdeka di Kapanewon Lendah.

Bumi Melani yang digagas sejak tahun 2017 secara pelan tapi pasti melalui program-programnya mampu mewujudkan kesejahteraan bagi petani di Kapanewon Lendah khususnya Kalurahan Jatirejo. Demikian disampaikan Ibu Sinta (40) Direktur BUMDes Jatiunggul ditemui di kantornya Minggu petang (30/8).

Lebih jauh Sinta menerangkan bahwa sebelumnya masyarakat Jatirejo khususnya para petani memiliki nasib yang sama dengan daerah lain. Kesulitan menanam secara baik karena berbagai persoalan seperti modal, keahlian, sarana-prasarana serta jaringan. Akhirnya mereka bertani ala kadarnya sehingga hasilnyapun tidak maksimal.

Sadar akan potensi wilayah yang sebagian besar adalah lahan pertanian dan 60 persen penduduknya adalah petani maka para pengurus BUMDes terpanggil untuk membuat program kerja yang menguntungkan bagi petani. 

"Kami sebut program kami BUMI MELANI singkatan dari BUmdes berseMI MEmbeLA petaNI", lanjut Sinta dengan antusias. BUMI MELANI terdiri dari berbagai program yang semuanya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan para petani.

Pertama, kredit pertanian diberikan pada para petani dengan bunga sangat murah dan diangsur setiap panen bukan mingguan atau bulanan seperti koperasi atau bank umum. Melalui kredit ini petani lebih tenang, tak perlu was-was dengan tagihan angsuran mingguan maupun bulanan sehingga tetap fokus pada kegiatan pertaniannya, selain itu kebutuhan pertaniannya juga terpenuhi.

Kedua, Tebas Tani adalah program pembelian gabah petani oleh BUMDes. Petani tak perlu repot-repot memanennya semua sudah dilakukan oleh BUMDes dengan sistem beli harga kiloan bukan borongan seperti tengkulak yang sangat merugikan . Dengan dijual melalui BUMDes petani akan mendapatkan  harga wajar dan tunai.

Ketiga, Pelatihan untuk para petani melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) BUMDes. Petani dikenalkan pada tehnik-tehnik modern sistem pertanian sehingga hasil lebih maksimal.

BUMDes Jati Unggul juga menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk memasarkan produknya seperti Bulog, Supermarket, PP Muhammadiyah dan  Instasi  lainnya. Bahkan kontrak penjualan dengan Bulog Yogyakarta saat ini sudah mencapai 200 ton per bulan, terang Sinta.

Prestasi BUMDes Jati Unggul melalui program BUMI MELANI juga diakui ditingkat regional, nasional maupun internasional. Berbagai penghargaan sudah didapatkan BUMDes Jati Unggul,  salah satunya yang bersifat Internasional adalah undangan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI pada tahun 2019 untuk mengikuti Studi banding ke India, tutup Sinta. (AWB)

Saksikan Vidionya di :