Lumba-Lumba Terdampar Mati di Pantai Kulon Progo

Jum`at, 10 Agustus 2018 05:41:47 - Oleh : a.wisnubroto

Kolaborasi, Tantangan Terbesar Pembentukan FK PSKS

Drs. H. Wakiyo Darojat, M.A. Memberi Siraman Rohani di Lendah

Bantuan Duka Baznas Untuk Korban Kecelakaan

Khidmat, Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember

Musim Penghujan Datang Apel Pagi Tetap Jalan

 

LENDAH - Lumba-lumba jenis hidung botol ditemukan mati di tepi pantai Trisik, Kulon Progo, Yogyakarta. Bangkai  Ikan lumba-lumba dengan panjang dua meter dan berat sekitar 200 kilogram ditemukan tewas, Senin (6/8/2018). Ketika ditemukan, tubuh lumba-lumba sudah menggembung, bau amis dan aroma busuk sudah tercium dari jauh.

Lumba-lumba hidung botol (tursiops truncates) habitatnya berada di perairan hangat. Lumba-lumba ini berwarna abu-abu yang bervariasi dari abu-abu gelap di bagian atas dekat sirip punggung dan abu-abu muda keputih-putihan di bagian bawah. Lumba-lumba hidung botol dewasa memiliki panjang antara 2 sampai 4 meter dan berat dari 150 sampai 650 kilogram

Koordinator Tim SAR Pantai Trisik, Jaka Samudra memperkirakan, lumba-lumba sudah mati sejak di laut. "Kemungkinan besar karena suhu perairan sangat dingin. Mati di air lalu terhanyut ke pantai," beber Jaka. Ia memperkirakan, gelombang tinggi dan cuaca saat ini yang sangat dingin memengaruhi satwa air. Termasuk lumba-lumba. Lumba-lumba memang bukan pemandangan asing bagi warga. Mereka kadang menyaksikan gerombolan lumba-lumba di perairan lepas laut selatan Jawa yang juga berbatasan langsung dengan Samudera Hindia.

Referensi:

https://daerah.sindonews.com/read/1328171/189/seekor-lumba-lumba-tewas-terdampar-di-pantai-trisik-kulonprogo-1533552982

https://regional.kompas.com/read/2018/08/06/18344401/lumba-lumba-mati-terdampar-di-pantai-kulon-progo-jadi-tontonan-warga

« Kembali | Kirim | Versi cetak