Ilmu, Amal dan Ikhlas, Ngaji Bareng Kecamatan Lendah

Jum`at, 10 Agustus 2018 05:35:27 - Oleh : a.wisnubroto

Deklarasi Pemilu Damai Kecamatan Lendah

Semarak Jogja International Batik Biennale (JIBB) 2018

PENCAIRAN PERDANA BPNT KECAMATAN LENDAH

SEMARAK, PAWAI KARNAVAL KECAMATAN LENDAH

5 Cara Memulai Bisnis Online Untuk Pemula

 

Imam Gazali berkata: "Semua manusia itu celaka, kecuali orang berilmu, semua orang berilmu itu celaka kecuali orang yang beramal. Dan semua orang beramal akan celaka kecuali orang yang ikhlas"

 

LENDAH. Demikian kutipan isi pengajian reguler bulanan Kecamatan Lendah yang disampakain oleh Ustadz Jazari, S.Ag. Pengajian dilaksanakan pada Hari Rabu  tanggal 8 Agustus 2018 di aula PUKESMAS I Lendah, diikuti oleh seluruh ASN, TNI, POLRI, Perangkat Desa se Kecamatan Lendah.

Dalam kesempatan itu, beliau juga mengingatkan agar kita menghindai hal-hal yang berbau syirik kepada Allah SWT, "gugon tugon" atau kebiasaan-kebiasaan yang selalu dikait-kaitkan dengan nasib seseorang yang tidak ada dasar ilmunya. Misalnya kalau ada burung gagak lewat berarti ada orang yang meninggal. Hal seperti itu selain tidak berdasar ilmu juga menyesatkan dan lebih parah lagi mendekati syirik kepada Allah SWT.

Untuk menghindari hal tersebut maka kita harus berilmu, banyak belajar dan salah satunya adalah melalui pengajian rutin yang diselenggarakan Kecamatan Lendah. Setelah Ilmu dimiliki agar ilmu tersebut memiliki manfaat maka ilmu harus diamalkan dalam kegiatan sehari-hari, orang yang berilmu akan memiliki nilai lebih dalam beramal dibanding yang tidak ada ilmunya. Agar amalan kita sempurna di sisi Allah SWT, maka amalan kita harus dilandasi oleh sifat ikhlas, dan itulah nilai tertinggi dari amalan manusia. Kalau kita sudah bisa melaksanakan ke-3 nya dengan baik yakni ilmu, amal dan ikhlas maka syurga adalah jaminan terbaiknya.

Dalam sambutannya Camat Lendah, Drs. Mitoto Ciptosoeroso mengatakan, " Pengajian seperti ini adalah merupakan santapan rohani, yang sangat dibutuhkan oleh manusia untuk mencapai keseimbangan". Santapan rohani akan mengendalikan kehidupan manusia agar manusia tidak semakin liar, kalau keseimbangan antara jasmani dan rohani tercapai maka akan menciptakan hidup yang lebih sehat dan penuh kedamaian.

« Kembali | Kirim | Versi cetak